
Surakarta, 3 Juli 2025 – Dalam rangka memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta melaksanakan kegiatan kegiatan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 3 Juli 2025, bertempat di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat Lantai 1, pukul 09.00 WIB.
Kegiatan strategis ini menghadirkan Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI, Bapak H. Khairunas, S.H., M.H., CGCAE, sebagai narasumber utama, dan dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. H. Toto Suharto, S.Ag., M.Ag.. Mengusung tema “Pengawasan Berdampak dalam Pelaksanaan Tugas dan Fungsi di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN)”, pembinaan ini diikuti oleh jajaran pimpinan, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan UIN Raden Mas Said Surakarta.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan pentingnya pembinaan semacam ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan publik dan integritas kelembagaan. “Kegiatan ini menjadi refleksi bersama agar kita sebagai ASN senantiasa berkomitmen pada etika dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah,” ujar beliau.
Sementara itu, dalam arahannya, Inspektur Jenderal Kemenag RI, Bapak Khairunas, mengingatkan bahwa pengawasan internal bukanlah bentuk kontrol yang mengekang, melainkan upaya untuk memperbaiki dan mendorong peningkatan kinerja secara berkelanjutan.
“Kita harus memahami dan mematuhi regulasi, jangan hanya mengikuti kebiasaan. ASN dituntut untuk taat aturan, memahami perundang-undangan, dan bekerja secara profesional,” tegasnya.
Beliau juga menggarisbawahi pentingnya pemahaman terhadap regulasi terbaru, seperti Undang-Undang No. 20 Tahun 2023 tentang ASN, yang merupakan perubahan dari UU No. 5 Tahun 2014, serta Peraturan Pemerintah No. 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Kedua regulasi tersebut menjadi landasan bagi setiap ASN untuk melaksanakan tugas secara profesional, menghindari pelanggaran, dan siap menerima konsekuensi apabila melanggar.
Lebih dari itu, Khairunas juga menanamkan pentingnya penguatan aspek ibadah sebagai unsur utama dalam kinerja ASN, terutama di lingkungan PTKIN. Ia menekankan bahwa ibadah bukan hanya rutinitas pribadi, tetapi juga fondasi moral dan spiritual yang memperkuat integritas dan tanggung jawab ASN dalam bekerja.
“ASN di bawah Kementerian Agama harus menunjukkan kinerja yang unggul bukan hanya karena disiplin, tapi karena niat ibadah. Melayani dengan ikhlas adalah bagian dari ibadah, dan inilah yang membedakan kita,” tuturnya penuh semangat.
Pesan ini menggarisbawahi pendekatan holistik dalam pembinaan ASN—yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek administratif dan hukum, tetapi juga membina nilai spiritual sebagai kekuatan utama dalam membangun etos kerja unggul dan berkeadaban.
Kegiatan pembinaan ini menjadi ruang dialog dan edukasi yang penting bagi seluruh ASN UIN Raden Mas Said Surakarta, khususnya dalam meneguhkan kembali nilai-nilai dasar ASN: integritas, akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan anti korupsi.
Sebagai penutup, Irjen berharap agar pembinaan ini mampu memberikan dampak nyata, baik pada perubahan sikap personal ASN maupun pada kinerja kelembagaan secara menyeluruh.
“Mari jadikan pengawasan sebagai sarana introspeksi dan perbaikan, agar UIN Raden Mas Said Surakarta semakin maju sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berintegritas dan unggul dalam pelayanan publik,” tutupnya.
Dengan selesainya kegiatan ini, diharapkan terjadi transformasi budaya kerja ASN yang lebih disiplin, taat aturan, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan dan tata kelola yang baik di lingkungan UIN Raden Mas Said Surakarta.
UIN Raden Mas Said Surakarta Perkuat Akuntabilitas melalui Penandatanganan Pakta Integritas 150 PPPK
1 pekan yang lalu - UmumSeleksi Terbuka Pemilihan Kantor Akuntan Publik (KAP) UIN Raden Mas Said Surakarta
3 bulan yang lalu - Umum